Liputan6.com, Jakarta - Harga minyak dunia merosot baik secara harian dan bulanan. Harga minyak Brent mencatat penurunan terbesar dalam enam tahun terakhir karena pelaku pasar berharap Amerika Serikat (AS) dan Iran mendekati kesepakatan yang akan membuka kembali Selat Hormuz.
Mengutip CNBC, Sabtu (30/5/2026), patokan harga minyak internasional turun lebih dari 19% pada Mei, bulan terburuk sejak Maret 2020 ketika pandemi COVID-19 menutup perekonomian.
Tidak ada komentar