Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mempercepat pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) guna memperkuat sistem kelistrikan nasional sekaligus mendorong transisi menuju energi baru terbarukan (EBT).
Terkait hal ini, Institute for Essential Services Reform (IESR) menyebut dua tahun pertama menjadi fase paling krusial dalam menjalankan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt (GW).
Tidak ada komentar