Liputan6.com, Jakarta Lebaran telah usai, silaturahmi dengan keluarga telah terjalin, dan momen indah bersama orang terkasih telah terlewati. Namun, bagi sebagian orang, berakhirnya liburan justru memicu perasaan sedih, lesu, dan kurang bersemangat yang dikenal sebagai post-holiday blues. Kondisi ini bukan penyakit serius, melainkan reaksi umum terhadap perubahan drastis dari suasana santai dan menyenangkan liburan ke rutinitas sehari-hari yang lebih menuntut. Artikel ini akan membahas post-holiday blues pasca Lebaran, penyebabnya, gejalanya, dan strategi untuk mengatasinya.
Baca Juga
Tidak ada komentar