REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Golkar menilai, wacana jabatan Presiden tiga periode hanya akan menimbulkan kegaduhan politik di tengah pandemi. Wacana ini muncul oleh pembentuk Jokowi- Prabowo 2024 (JokPro) yang menginginkan Jokowi kembali menjabat bersandingan dengan Prabowo Subianto.
Menurut Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, wacana ini harus di pertimbangkan dari berbagai prespektif. Apalagi, periode jabatan presiden mempersyaratkan adanya amendemen UUD 1945.
"Jika amandemen UUD 1945 pasti akan menjadi polemik politik yang sangat kuat di masyarakat, sehingga menimbulkan kegaduhan politik." ujar Ace Hasan kepada Republika.co.id, Senin (21/6).
Tidak ada komentar