Liputan6.com, Jakarta - Kasus kejadian luar biasa (KLB) campak kembali menjadi sorotan di Indonesia. Hingga saat ini, penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi tersebut sudah terdeteksi di 14 provinsi dengan 46 wilayah terdampak, termasuk di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), Subsp.Kardio(K) menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya, setiap kali muncul KLB, itu adalah bukti nyata adanya penurunan cakupan imunisasi.
Tidak ada komentar