Liputan6.com, Jakarta - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyepakati rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas prestisius mencapai 100-200 Megawatt di atas lahan seluas 200 hektare di Batang, Jawa Tengah.
Melalui skema Power Purchase Agreement (PPA) jangka panjang, proyek ini akan menjadi tulang punggung penyediaan energi bersih yang kompetitif bagi para penyewa kawasan. Kehadiran PLTS raksasa ini menjadi jawaban nyata bagi korporasi global yang mencari destinasi investasi dengan standar kepatuhan ESG (Environmental, Social, and Governance) yang tanpa kompromi.
Tidak ada komentar