Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai tabungan pelajar di Indonesia mencapai Rp 29,13 triliun pada kuartal I 2026. Di saat yang sama, jumlah rekening pelajar juga telah menembus 59,03 juta rekening, menunjukkan tren peningkatan akses keuangan di kalangan siswa.
Pencapaian tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan inklusi keuangan di Indonesia, terutama melalui pembiasaan menabung sejak usia dini. Kinerja itu juga sejalan dengan pelaksanaan Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) yang telah mencapai realisasi 88,36 persen.
Tidak ada komentar