Liputan6.com, Jakarta - Saat perang Iran versus Amerika Serikat dan Israel berlangsung, dunia juga mengalami krisis plastik. Pasalnya, nafta yang jadi bahan baku mendadak langka. Belajar dari situasi tersebut, Korea Selatan kini mulai memanfaatkan sampah yang biasanya terbuang percuma, yakni wadah mie cup.
Wadah mie cup yang mayoritas terbuat dari polistirena selama ini dipandang oleh petugas kebersihan Korea sebagai gangguan lingkungan yang sulit diatasi. Karena terkontaminasi oleh minyak pedas, proses daur ulang mekanis tradisional menjadi tidak berguna. Wadah ringan itu akhirnya dibakar atau dibuang ke tempat pembuangan sampah begitu saja.
Tidak ada komentar