Liputan6.com, Jakarta - Bagi masyarakat Betawi, jendela bukan sekadar lubang udara. Jendela telah menjadi saksi bisu kisah cinta yang dapat dilihat dari keberadaan jendela jejake di era Betawi tempo dulu.
Mengutip sari Seni & Budaya Betawi, era Betawi tempo dulu menjadikan jendela sebagai media utama bagi para jejaka untuk menyampaikan perasaan kepada pujaan hati. Dari sanalah nama jendela jejake (bujang) berasal.
Tidak ada komentar