jpnn.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengaku banyak mendapatkan aduan mengenai panggilan penipuan (spam call) dari pelaku yang mengaku sebagai anggota DPR atau publik untuk meminta sumbangan.
Dia mengatakan setidaknya 3.000 nomor telepon yang diblokir karena digunakan untuk panggilan penipuan.
Tidak ada komentar