jpnn.com, JAKARTA - Kuasa hukum pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 1 Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai (BTM-YB), Ronny Talapessy menilai tuduhan paslon nomor urut 2 sebagai pemohon dalam sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai upaya menggagalkan hasil pemilihan yang sah.
Apalagi tuduhan paslon nomor urut 2 Mathius Derek Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) dinilai tanpa dasar hukum yang kuat.
Tidak ada komentar