jpnn.com, JAKARTA - Di tengah melonjaknya jumlah penonton film Indonesia, banyak rumah produksi justru mengaku tersingkir dari layar bioskop sendiri. Sejumlah produser kini ramai-ramai membongkar dugaan praktik dominasi jaringan bioskop dan PH besar yang disebut membuat ekosistem perfilman nasional makin tidak sehat.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, mengaku menemukan adanya kekuatan besar yang menguasai banyak lini industri film sekaligus. Menurut dia, kondisi itu berpotensi membuat distribusi layar bioskop menjadi tidak adil bagi PH independen maupun produser kecil.
Tidak ada komentar