Liputan6.com, Jakarta - Sebagai penyintas kanker ovarium, Shahnaz Haque, merasa pilihannya untuk memercayakan pengobatan kanker pada tenaga medis amat tepat. Saat itu kanker ovarium yang didiagnosis pada 1998 ketika usianya 26 tahun diketahui masih stadium awal.
"Saya nurut dengan pengobatan medis dan itu yang terjadi dengan saya. Kini, saya bisa mendampingi teman-teman yang terdiagnosis kanker," kata Shahnaz dalam Kampanye 10 Jari mengenali tanda kanker Ovarium yang didukung AstraZeneca pada Sabtu, 29 Mei 2021.
Tidak ada komentar