Liputan6.com, Jakarta - Indonesia sukses mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$ 90 juta atau Rp 1,60 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.850) pada April 2026. Melanjutkan tren surplus neraca dagang selama 72 bulan secara berturut-turut sejak Mei 2020.
Angka surplus ini didapat setelah Indonesia mengantongi total nilai ekspor sebesar US$ 25,30 miliar atau Rp 451,56 triliun pada April 2026. Lebih tinggi dibandingkan total nilai impor sebesar US$ 25,21 miliar atau Rp 449,5 triliun pada bulan yang sama.
Tidak ada komentar