Liputan6.com, Jakarta - Rusia mengesahkan aturan baru yang mengizinkan bank sentral serta sejumlah lembaga keuangan mengoperasikan sistem pertahanan sendiri untuk menghadapi serangan drone. Kebijakan tersebut muncul ketika Rusia menghadapi meningkatnya serangan jarak jauh dari Ukraina yang memperluas tekanan terhadap sistem pertahanan negara itu.
Dikutip dari CNBC, Rabu (27/5/2026), Undang-undang tersebut disahkan oleh majelis rendah parlemen Rusia pada Selasa. Melalui aturan itu, pegawai Bank Sentral Rusia diperbolehkan membawa senjata dan mengoperasikan sistem pertahanan untuk menjatuhkan kendaraan udara tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) tanpa keterlibatan pasukan khusus.
Tidak ada komentar