Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah diperkirakan kembali tertekan pada perdagangan awal pekan.Di tengah tekanan global, rupiah diprediksi bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kisaran Rp 17.590 hingga Rp 17.660 per dolar AS pada Senin (18/5/2026).
Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah masih akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini Senin (18/5/2026).
Tidak ada komentar