Liputan6.com, Jakarta - Keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk meninggalkan OPEC dan OPEC+ didasarkan pada visi ekonomi dan bukan pada politik. Langkah ini diambil setelah melalui penilaian menyeluruh terhadap kegiatan produksi.
Demikian disampaikan Menteri Energi Uni Emirat Arab, Suhail Mohamed Al Mazrouei dikutip dari CNBC, Minggu (17/5/2026).
Tidak ada komentar