Liputan6.com, Jakarta - Indonesia diperkirakan membutuhkan tambahan sekitar 600 pesawat baru dalam jangka pendek untuk mendukung pertumbuhan pesat sektor penerbangan. Proyeksi ini tercantum dalam laporan Commercial Market Outlook (CMO) 2025 yang dirilis Boeing, berdasarkan analisis demografi, ekonomi, pariwisata, serta kondisi armada pesawat saat ini.
Managing Director of Boeing Commercial Marketing untuk Asia Timur Laut, Asia Tenggara, dan Oseania, David Schulte, menekankan bahwa Indonesia memiliki keunggulan demografi yang signifikan.
Tidak ada komentar