jpnn.com, JAKARTA - Pimpinan baru Badan Gizi Nasional atau BGN langsung tancap gas dalam memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah awal dalam perbaikan tata kelola program andalan Presiden Prabowo Subianto itu ialah efisiensi.
"Kami concern, hal pertama adalah untuk efisiensi, sehingga meski kini sudah tinggal Rp 268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, tetapi tidak menurunkan kualitas," kata Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Tidak ada komentar