Liputan6.com, Jakarta Semur daging, dengan kuahnya yang kental dan cita rasa manis gurih, telah menjadi hidangan wajib saat Lebaran di berbagai daerah di Indonesia. Meski sudah sangat dikenal luas, tahukah Anda bahwa semur daging bukanlah hidangan asli Indonesia? Semur merupakan hasil akulturasi budaya yang melibatkan teknik memasak Eropa dengan rempah-rempah Indonesia yang kaya. Perpaduan ini menciptakan cita rasa yang unik, menjadikan semur daging sebagai salah satu makanan khas yang sangat disukai masyarakat Indonesia.
Awalnya, semur diperkenalkan oleh orang Belanda di Indonesia pada masa kolonial. Namun, seiring berjalannya waktu, semur daging telah disesuaikan dengan selera lokal, terutama dengan tambahan kecap manis yang menjadi bahan utama di Indonesia. Kini, semur daging tidak hanya hadir dalam perayaan Lebaran, tetapi juga dalam berbagai acara spesial lainnya, seperti pernikahan dan hari besar.
Tidak ada komentar