Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tak memungkiri bahwa kinerja pasar saham Indonesia masih menghadapi tekanan berat sepanjang 2026. OJK memastikan kondisi pasar modal Indonesia sampai saat ini masih sangat sehat.
OJK mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi hampir 30 persen sejak awal tahun di tengah tingginya ketidakpastian global dan domestik yang memengaruhi sentimen investor.
Tidak ada komentar