jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mengkritisi sistem pengawasan di lingkungan peradilan setelah sejumlah hakim menjadi tersangka penerima suap putusan lepas (ontslag) perkara korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah.
"Tegas saya katakan bahwa pengawasan di lingkungan peradilan nol besar," kata Hinca melalui layanan pesan, Selasa (15/4).
Tidak ada komentar