Liputan6.com, Jakarta - Model jemuran belakang rumah hemat anggaran dari baja ringan dan atap spandek kini menjadi pilihan banyak pemilik rumah yang menginginkan area jemur fungsional, estetik, sekaligus ramah di kantong. Kombinasi material ini dinilai praktis karena mampu menghadirkan desain minimalis yang tetap kuat dan cocok untuk berbagai ukuran rumah.
Baja ringan dikenal kokoh, tahan cuaca, dan minim perawatan, sementara atap spandek awet, antikarat, serta ideal digunakan di iklim tropis seperti Indonesia. Tak heran, berbagai model jemuran berbahan ini semakin diminati, mulai dari desain sederhana hingga yang terintegrasi dengan area cuci untuk memaksimalkan fungsi ruang belakang rumah. Berikut model jemuran belakang rumah hemat anggaran dari baja ringan dan atap spandek, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (11/6/2026).
Tidak ada komentar