Liputan6.com, Jakarta - Aksi jahit mulut yang dilakukan sejumlah mahasiswa saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Lampung tidak hanya menjadi simbol protes. Salah satu peserta aksi, Dzaky Oktarian, mengungkap sejumlah tuntutan yang ingin disampaikan langsung kepada kepala negara.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Lampung yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lampung itu mengatakan aksi jahit mulut dipilih karena berbagai bentuk demonstrasi sebelumnya dinilai belum mampu mendorong perubahan kebijakan.
Tidak ada komentar