Liputan6.com, Jakarta - Raksasa teknologi Meta kembali melakukan perombakan massal pada struktur organisasinya. Langkah agresif ini memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ribuan staf, sekaligus memindahkan ribuan pekerja lainnya ke divisi baru yang berfokus pada pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Berdasarkan memo internal perusahaan yang dilaporkan oleh Reuters dan The New York Times, HR Head Meta, Janelle Gale, mengumumkan bahwa sebanyak 7.000 karyawan akan dialihkan ke empat organisasi baru.
Tidak ada komentar