Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, memberikan refleksi tajam mengenai posisi Indonesia di kancah antariksa global dalam ajang Asia Pacific Satellite International Conference (APSAT 2026) yang berlangsung pada 12-13 Mei 2026 di Jakarta.
Dalam keynote speech-nya, ia menegaskan bahwa kedaulatan teknologi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kepemilikan aset, melainkan harus diwujudkan melalui penguasaan manufaktur secara mandiri.
Tidak ada komentar