197 Ribu Data Pelanggan Zara Bocor, Kelompok Hacker Ini Diduga Jadi Dalang Peretasan

197 Ribu Data Pelanggan Zara Bocor, Kelompok Hacker Ini Diduga Jadi Dalang Peretasan

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa ritel fast-fashion asal Spanyol, Zara, dilaporkan menjadi korban peretasan data yang berdampak pada lebih dari 197.000 pelanggan. Informasi ini dikonfirmasi oleh layanan pemberitahuan kebocoran data, Have I Been Pwned, untuk menganalisis basis data yang dicuri tersebut.

Pihak Inditex, grup perusahaan yang menaungi Zara, menyatakan bahwa insiden ini bersumber dari penyedia layanan teknologi pihak ketiga yang pernah bekerja sama dengan mereka.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya