Liputan6.com, Jakarta Gas air mata yang terhirup dapat memicu beberapa masalah pernapasan terutama bagi komorbid. Seperti pasien asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).
Hal ini disampaikan Guru Besar Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI), Profesor Tjandra Yoga Aditama.
Tidak ada komentar