Liputan6.com, Jakarta Kanker darah merupakan salah satu jenis kanker yang seringkali sulit dikenali pada tahap awal. Hal ini karena gejalanya tidak spesifik dan kerap menyerupai penyakit ringan lainnya. Menurut laman Blood Cancer UK, kanker darah dapat terjadi ketika sel-sel darah dalam tubuh menjadi abnormal dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kondisi ini bisa mengganggu sistem kekebalan, produksi energi, hingga kemampuan tubuh melawan infeksi.
Data dari RGCI (Rajiv Gandhi Cancer Institute & Research Centre) menunjukkan bahwa saat ini sekitar 1 juta orang di Amerika hidup dengan kanker darah kronis, dan jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga 2,3 juta pada tahun 2030. Fakta ini menegaskan bahwa kesadaran mengenai tanda-tanda kanker darah sangat penting agar deteksi dini bisa dilakukan.
Tidak ada komentar