Liputan6.com, Jakarta - Selama pandemi COVID-19 risiko nyeri sendi dan nyeri otot meningkat khususnya pada para pekerja yang sehari-hari duduk di depan laptop.
Studi menyatakan, 1 dari 4 orang menurunkan intensitas dalam berolahraga selama pandemi COVID-19. Kondisi ini meningkatkan ketidakaktifan fisik selama berada di rumah, yang tanpa disadari memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan, salah satunya gangguan muskuloskeletal seperti nyeri sendi dan otot.
Tidak ada komentar