Liputan6.com, Jakarta - Osteoporosis tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, penyakit tulang ini muncul tanpa gejala.
“Karena pengeroposan terjadi di dalam tulang yang tidak menimbulkan nyeri dan sebagainya. Gejala itu baru muncul kalau sudah mengalami patah tulang atau retak pada tulang. Oleh karena itulah jangan sampai terlambat mengetahui ada osteoporosis,” terang Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dr. Bagus Putu Putra Suryana, dalam Media Briefing Virtual pada Rabu (7/4/2021).
Tidak ada komentar