Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah tengah mendalami dugaan praktik transfer pricing yang melibatkan sejumlah eksportir minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) terbesar di Indonesia. Temuan awal yang diungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan potensi kerugian negara yang sebelumnya diperkirakan mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat (AS) berpeluang membesar apabila pemeriksaan diperluas.
Purbaya menyebut 10 perusahaan yang menjadi fokus perhatian pemerintah dipilih dari kelompok eksportir CPO terbesar di Indonesia.
Tidak ada komentar