Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat. Mata uang Garuda ditutup melemah 35 poin atau 0,20 persen ke level Rp 17.881 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp 17.846 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak dunia yang masih sangat fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir.
Tidak ada komentar