Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) akhirnya buka suara terkait melemahnya rupiah yang mendekati level Rp 18.000 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah libur Idul Adha. Rupiah berada pada level Rp 17.880 pada penutupan perdagangan hari ini Jumat (29/5/2026).
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso menuturkan, perkembangan nilai tukar Rupiah terkini terutama selama periode libur dan cuti bersama Iduladha 1447 H, tekanan terhadap nilai tukar Rupiah masih dipengaruhi oleh berlanjutnya ketidakpastian global akibat perkembangan konflik di Timur Tengah.
Tidak ada komentar