Liputan6.com, Jakarta - Nama mantan Perdana Menteri Britania Raya Tony Blair sempat digadang-gadang masuk susunan pengurus Badan Pengawas Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Namun, nama Tony Blair itu belum disebutkan pada pengumuman pengurus BPI Danantara pada Senin, (24/3/2025).
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menuturkan, masih diperlukan ada perizinan dari negara atau institusi di mana ia bekerja. Lantaran Danantara meminta ketersediaan orang-orang terpilih agar mau bekerja penuh di tim.
Tidak ada komentar