Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menaruh perhatian besar terhadap lonjakan harga minyak dunia imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Lantaran itu berpotensi membuat defisit APBN bisa melonjak hingga ratusan triliun rupiah.
Menurut hitungannya, itu bisa terjadi jika harga minyak secara rata-rata tembus hingga USD 90 per barel. Nominal tersebut lebih besar USD 20 dari asumsi APBN di kisaran USD 70 per barel.
Tidak ada komentar