Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri menduga adanya praktik kartel dalam penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang menyebabkan harga di tingkat petani turun meski harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dunia sedang meningkat.
Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen, Ade Sjafrie Simanjuntak mengatakan, indikasi tersebut mengemuka setelah ditemukan fenomena pembelian TBS dengan harga yang dinilai tidak wajar di sejumlah daerah.
Tidak ada komentar