Harga Minyak Bisa Tembus USD 110 Jika Perang AS-Iran Berlanjut

Harga Minyak Bisa Tembus USD 110 Jika Perang AS-Iran Berlanjut

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai dampak utama yang perlu diwaspadai apabila konflik antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung lebih lama adalah lonjakan harga minyak dunia.

Menurut Airlangga, pergerakan harga energi akan menjadi indikator utama dalam mengukur dampak ekonomi global dari konflik tersebut. Ia memperkirakan harga minyak berpotensi naik hingga di atas USD 110 per barel apabila ketegangan terus berlanjut.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya