Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan alas kaki dan pakaian terbesar di dunia menghadapi guncangan pada rantai pasokannya setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menargetkan tarif terhadap Vietnam yang menjadi pusat produksi.
Mengutip malaysianreserve.com, ditulis Jumat (4/4/2025), AS menerapkan tarif timbal balik atau tarif resiprokal sebesar 46 persen pada barang-barang Vietnam pada Rabu pekan ini. Hal ini sebagai bagian dari perang dagang Amerika Serikat yang semakin meningkat dengan negara-negara di seluruh dunia.
Tidak ada komentar