Liputan6.com, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memastikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Indonesia ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Saat ini, pemerintah dan DPR tengah mematangkan konsep kelembagaan, pengawasan, hingga mekanisme perdagangan agar bursa tersebut dapat menjadi acuan harga komoditas strategis nasional yang kredibel.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan kehadiran bursa tersebut bertujuan memperkuat perdagangan mineral dan komoditas strategis Indonesia di dalam negeri.
Tidak ada komentar