Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo meyakini nilai tukar rupiah akan menguat secara bertahap mulai Juli 2026, bulan depan. Dia melihat ada faktor musiman yang mendorong penguatan tersebut.
Perry mengungkapkan pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpengaruh oleh kondisi global. Salah satu cara untuk mengembalikannya melalui penyesuaian suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,25 persen.
Tidak ada komentar