Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan alasan kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,25 persen. Cara ini utamanya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Perry mencatat, rupiah menyentuh level 17.700 per dolar Amerika Serikat (AS). Kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin salah satunya menyasar stabilisasi nilai tukar rupiah tersebut.
Tidak ada komentar