Liputan6.com, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas berkomitmen menyediakan fleksibilitas, kehandalan dan optimasi infrastruktur gas bumi di Jawa Tengah dengan mengoperasikan pipa jumper atau Jumperline Tambak Lorok.
Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto mengatakan, jumperline atau pipa jumper Tambak Lorok akan mengalirkan gas dari Lapangan Kepodang dengan estimasi gas sekitar 10-20 BBTUD. Pipa ini dibangin sepanjang 50 meter dari Pipa Transmisi Offshore KJG hingga Pipa Interkoneksi Tambak Rejo Tambak Lorok (TRTL).
Tidak ada komentar