Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perindustrian mengapresiasi industri farmasi berskala internasional PT Ferron Par Pharmaceuticals, yang mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sehingga berkontribusi menurunkan emisi karbon sebesar 273 ton per tahun. Berkapasitas 239 kiloWatt peak, PLTS ini menjadi yang terbesar di wilayah Cikarang.
“Upaya itu akan berkontribusi menurunkan emisi karbon sebesar 273 ton per tahun, saat ini kita memasuki era industri 4.0 yang merupakan era transformasi digital yang akan menciptakan nilai tambah baru pada industri farmasi,” kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam dikutip dari Antara, Jumat (25/6/2021).
Tidak ada komentar