Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memastikan akan memprioritaskan kesejahteraan peternak. Salah satunya dengan menjaga stabilisasi perunggasan nasional.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah menyampaikan, untuk menjaga keseimbangan supply and demand, pihaknya telah melakukan pengendalian produksi DOC FS yang dilakukan melalui afkir dini PS dan cutting telur tetas (HE) fertil umur 19 hari.
Tidak ada komentar