Liputan6.com, Manado - Pihak Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado hingga kini belum buka suara terkait meninggalnya Dokter Adrian Rantung, mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi. Sementara pihak Polresta Manado melakukan penyelidikan terkait dugaan perundungan di balik kematian dokter Adrian.
Humas Unsrat Manado Max Rembang yang dikonfirmasi sejak, Selasa (7/7/2026), belum bisa memberikan keterangan resmi terkait kasus kematian dokter Adrian. Menurutnya, Rektor Unsrat Oktovian BA Sompie masih melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Tidak ada komentar