Liputan6.com, Jakarta - PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,76 triliun, tumbuh 43,7% dibandingkan tahun 2024. Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan.
Mengutip laporan keuangan Perseroan 2025, PYFA juga mulai menunjukkan perbaikan pada level operasional dengan EBITDA sebesar Rp 203,7 miliar. Lonjakan ini terutama didorong konsolidasi penuh kontribusi Probiotec selama setahun penuh (versus tujuh bulan pada 2024) serta penguatan di seluruh pilar bisnis, dengan layanan Contract Development and ManufacturingOrganization (CDMO) sebagai motor utama pertumbuhan.
Tidak ada komentar