Liputan6.com, Jakarta Beredar kabar seorang pengendara ojek online (ojol) diduga terkena peluru karet saat unjuk rasa yang berlangsung di Mako Brimob, Manahan, Kota Solo.Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo membantah tegas kabar ini.
"Kami tegaskan tidak benar adanya petugas menggunakan senjata peluru karet atau peluru tajam dalam pengamanan peserta aksi unjuk rasa," kata Catur kepada wartawan, Sabtu (30/08/2025).
Tidak ada komentar