jpnn.com - JAKARTA - Penyelesaian honorer lewat jalur pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dinilai tidak akan tuntas. Presiden Prabowo Subianto harus meniru Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyelesaikan masalah honorer K2 dan kategori satu (K1).
Menurut Ketua Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Fadlun Abdillah, jika pemerintah tetap memilih jalur PPPK atau PPPK paruh waktu, akan tetap menyisakan banyak honorer.
Tidak ada komentar