Marhaenisme Metode Berpikir, Dibedah di Museum Multatuli untuk Gen Z

Marhaenisme Metode Berpikir, Dibedah di Museum Multatuli untuk Gen Z

jpnn.com, RANGKASBITUNG - Rangkasbitung, Sabtu (11/7), menjadi saksi digelarnya bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen-Z di Museum Multatuli. Acara yang menghadirkan anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Bonnie Triyana ini bertujuan mengajak generasi muda menghidupkan kembali ruang-ruang diskusi publik. Bonnie menyatakan bahwa buku karya Airlangga Pribadi dan Rocky Gerung tersebut memberikan tafsir baru terhadap Marhaenisme yang digagas Presiden pertama RI Soekarno, sehingga dianggap tetap relevan untuk menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan politik masa kini.

Bonnie menjelaskan, selama ini Marhaenisme sering dikaitkan dengan petani kecil pemilik alat produksi sederhana. Namun, kehadiran buku ini menjadi menarik karena menyegarkan pemikiran Bung Karno agar sesuai dengan kondisi saat ini. Ia juga menilai Museum Multatuli sebagai lokasi yang tepat karena memiliki kaitan erat dengan kisah Saijah dan Adinda dalam novel Max Havelaar, yang menggambarkan penindasan terhadap rakyat kecil oleh kolonialisme dan feodalisme.

Tidak ada komentar

Baca selengkapnya